Facebook Menggunakan Foto Selfie Untuk Vertifikasi Identitas Pengguna

Facebook Menggunakan Foto Selfie Untuk Vertifikasi Identitas Pengguna

Tempat Hits – Facebook menghadirkan fitur verifikasi identitas dengan menggunakan foto selfie pengguna saat login. Foto selfie ini merupakan sebuah bentuk captcha terbaru Facebook untuk memastikan apakah penggunanya manusia bukan bot/robot. Kutipan dari Wired, berdasarkan sebuah screenshot yang dibagikan di Twitter, pengguna diminta mengunggah foto yang memperlihatkan wajah mereka. “Facebook Menggunakan Foto Selfie Untuk Vertifikasi Identitas Pengguna”.

Pihak Facebook kemudian akan memastikan bahwa wajah tersebut adalah asli lalu menghapusnya dari server secara permanen. Informasi tersebut juga telah dikonfirmasi Facebook dan bukan hoax/palsu. Dalam pernyataannya, juru bicara Facebook mengatakan, “Pengujian melalui foto ini membantu Facebook mengetahui ada aktivitas mencurigakan, seperti membuat akun baru, mengirim permintaan teman, hingga mengubah iklan.”

Baca juga : Berbagai Berita Terkini Yang Menjadi Trending Topik

Proses ini bersifat otomatis, termasuk saat mengidentifikasi aktivitas yang mencurigakan dan memeriksa foto. Juru bicara Facebook yang tak disebut namanya itu mengatakan, tes foto adalah satu dari beberapa metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan di jejaring sosial.

Facebook belum ingin berbagi informasi lebih detail mengenai penggunaan foto selfie untuk login karena takut sistemnya dimanipulasi. Facebook juga tidak menjelaskan kapan metode ini bakal mulai digunakan. Namun seorang pengguna Reddit melaporkan, sudah mulai menjajal metode ini di Facebooknya sejak April 2017.

Baca juga : Tips Tentang  KesehatanKecantikanTravelingElectronicKendaraan, dan Hubungan Intim Yang Sehat

Sebelumnya, Facebook juga sedang membesut sebuah tool baru berbasis kecerdasan buatan untuk mencegah upaya bunuh diri seorang pengguna. Kecerdasan buatan itu memiliki tugas memindai unggahan pengguna yang berpotensi melakukan upaya bunuh diri. Cara kerjanya, jika software kecerdasan buatan itu mendapati ada pengguna yang berpotensi bunuh diri, Facebook akan memberikan tanda ke moderator.

Selanjutnya, moderator akan merespons dengan mengirimkan kontak psikolog atau bahkan menghubungi orang pertama yang bisa menemukan pengguna yang berpotensi bunuh diri tersebut. Jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg ini telah menguji coba penggunaan tool kecerdasan buatan ini selama empat bulan terakhir di Amerika Serikat.

Baca juga : Tempat Kuliner Yang Enak Dan Murah Yang Pas Untuk Kantong Anda

Kini, Facebook bahkan membuat agar tool ini juga bisa digunakan di negara lain, kecuali negara yang tergabung dalam Uni Eropa. Hal tersebut disebabkan karena undang-undang perlindungan data melarang perusahaan menilai profil pengguna dengan cara ini. Dalam unggahan di Facebook, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan, ia berharap tool ini bisa mengingatkan kepada pengguna bahwa kecerdasan buatan mampu menyelamatkan nyawa manusia.

Mark Zuckerberg mengatakan, software ini telah membantu Facebook memberitahukan potensi kasus bunuh diri ke lebih dari 100 responden pertama. “Jika kita bisa menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu orang lain menjangkau keluarga dan teman-teman mereka, ini kemajuan yang penting dan positif,” ujarnya.

Baca juga : Berbagai Macam Resep MasakanResep Minuman. dan Resep Kue

Sayangnya, Facebook tidak memberi rincian tentang cara kerja tool itu. Namun, program tersebut telah dilatih mengenali unggahan dan pesan yang ditandai oleh pengguna. Kemudian, tool ini juga mengenali beragam komentar dari pengguna lain yang menanyakan “apakah kamu baik-baik saja” atau “apakah ada yang bisa saya bantu”.

“Facebook Menggunakan Foto Selfie Untuk Vertifikasi Identitas Pengguna”. Jangan lupa juga di like ya halaman facebooknya. Dan jangan lupa di share ke teman yang lain ya Terima kasih. Sumber informasi Liputan6.com.

Baca juga : Berbagai Tempat Hits Yang Ada Di Benua AsiaAfrikaAmerika SelatanAmerika Utara,AntartikaAustrali, dan Eropa

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *