Inilah Kandungan Berbahaya Dalam Sebungkus Mie Instan

Inilah Kandungan Berbahaya Dalam Sebungkus Mie Instan

Tempat Hits – Meskipun mie instan adalah makanan favorit di Indonesia maupun dunia, semua orang pasti mengetahui bahaya yang ditimbulkan akibat terlalu banyak mengonsumsi mie instan. Meski demikian, cara pengolahannya yang mudah, serta rasanya yang gurih membuat banyak orang tetap memilih makanan ini sebagai pengganjal perut. “Inilah Kandungan Berbahaya Dalam Sebungkus Mie Instan”.

Baca juga : Tips Tentang  KesehatanKecantikanTravelingElectronicKendaraan, dan Hubungan Intim Yang Sehat

Kandungan mie instan yang berisi zat pengawet, bahan kimia, dan juga penyedap rasa dapat membuat tubuh kita rusak. Penyakit jantung adalah penyakit nomor satu yang disebabkan oleh mie instan. Biasanya, sebungkus mie instan sangat identik bagi anak kos. Bagi mereka mengonsumsi mie instan sangat mudah dan murah. “Inilah Kandungan Berbahaya Dalam Sebungkus Mie Instan”.

Baca juga : Berbagai Berita Terkini Yang Menjadi Trending Topik

Namun, bagi kamu anak kos dan siapapun kamu harus mengetahui konsekuensi dari mengonsumsi sebungkus mie instan. Seperti dikutip dari laman Food.ndtv.com, berikut 3 alasan mengapa mi instan berbahaya apabila dikonsumsi secara rutin :

1. Dibuat dengan Bahan Pengawet

Proses pengolahan dan penyajiannya mie instan sangatlah mudah dan cepat. Dalam setiap kali produksi, sebungkus mie instan bisa tidak langsung diolah. Makanan ini dapat disimpan dalam kurun waktu yang cukup lama. Dapat disimpan jauh lebih lama bukan berarti membuat mi instan bagus untuk dikonsumsi, namun ada bahaya besar yang mengintai.

Dalam satu kemasan mie instan akan ada banyak bahan pengawet dan campuran zat-zat lainnya. Bahayanya meliputi kandungan nutrisi yang rendah, tinggi lemak, tinggi kalori dan sodium serta ditambah dengan pewarna dan perasa. “Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan pengawet yang sangat berbahaya.

Pada dasarnya, bahan pengawet yang berkhasiat untuk meningkatkan rasa ini diizinkan penggunaannya. Namun dalam kadar yang ada batasnya. Tak boleh berlebihan,” ujar Dr. Sunil Sharma, seorang dokter umum di Madan Mohan Malviya Hospital, New Delhi, India. “Jika konsumsi ini dilakukan terus menerus itu berarti Anda selalu makan bahan pengawet dan akan menimbulkan masalah besar pada tubuh,” tambahnya.

Tahun lalu, The Washington Post telah melaporkan sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan untuk mencari tahu efek samping mie instan terhadap kesehatan manusia. “Mie Instan adalah makanan yang praktis dan lezat. Namun, resiko sindrom metabolik dapat mengancam. Kandungan sodiumnya sangat tinggi, lemak jenuh dan glikemiknya tidak sehat,” kata Hyun Shin, kandidat doktor di Harvard School of Public Health.

Studi itu akhirnya menyimpulkan bahwa konsumsi mie instan yang berlebihan dapat memicu obesitas, diabetes, tekanan darah tinghi, hipertensi dan masalah lainnya.

Baca juga : Tempat Kuliner Yang Enak Dan Murah Yang Pas Untuk Kantong Anda

2. Dibuat dari Bahan Dasar Tepung Maida

Sebagian besar mie instan dibuat dari bahan dasar tepung gandum. Salah satu yang paling sering adalah tepung jenis maida yang nyatanya tidak terlalu baik bagi kesehatan. Maida adalah salah satu varian dari tepung gandum yang memiliki tekstur halus dan serat yang sangat rendah dibanding tepung-tepung lainnya.

Tepung maida memang cepat untuk dicerna. Namun, karena seratnya yang begitu sedikit, Kamu akan merasa belum kenyang dan menuntut Kamu untuk makan lagi, lagi dan lagi. Menurut Dr. Simran Saini, seorang ahli nutrisi di Rumah Sakit Fortis, New Delhi mengatakan: “Mie instan yang diolah dari tepung maida dan bahan pengawet adalah kombinasi kosong.”

Baca juga : Berbagai Macam Resep MasakanResep Minuman. dan Resep Kue

3. Kandungan Lemak Berbahaya untuk Tubuh

Mie instan mengadung lemak jenuh yang jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur dapat menaikan kadar kolesterol dalam darah. Memiliki riwayat kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga diabetes. “Bumbu pada mi instan mengandung kolesterol jahat, karbohidrat tanpa nutrisi dan serat sama sekali. Bisa kamu bayangkan jika mie instan dikonsumsi setiap hari,” ujar Dr. Sharma.

Pada tahun 2013, sekelompok dokter di Amerika Serikat melakukan percobaan untuk melihat bagaimana fungsi pencernaan seseorang yang suka makan mie instan. Dengan bantuan kamera seukuran mikro, para dokter bisa melihat proses pengolahan mi instan dalam tubuh. Saat dilihat, ternyata butuh waktu berjam-jam bagi tubuh untuk mencerna mi tersebut.

Dr. Sharma memperingatkan bahwa makanan cepat saji atau olahan serupa harus dikonsumsi sesekali dan tak boleh menggantikan posisi makanan sehat.

Berbagai Tempat Hits Yang Ada Di Benua AsiaAfrikaAmerika SelatanAmerika Utara,AntartikaAustrali, dan Eropa

“Inilah Kandungan Berbahaya Dalam Sebungkus Mie Instan”. Jangan lupa juga di like ya halaman facebooknya. Dan jangan lupa di share ke teman yang lain ya Terima kasih.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *