Sejarah Paling Awal Tentang Perayaan Hari Raya Imlek Di Indonesia

Sejarah Paling Awal Tentang Perayaan Hari Raya Imlek Di Indonesia

Tempat Hits – Imlek menjadi perayaan tahunan bagi masyarakat Tionghoa di mana pun mereka berada, termasuk di Indonesia. Perayaan yang khas dengan unsur warna merah itu menjadi momen untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Tak hanya itu, Imlek juga kerap diramaikan dengan beragam pertunjukan khas Tiongkok. Sebut saja pementasan Barongsai dan Liong. “Sejarah Paling Awal Tentang Perayaan Hari Raya Imlek Di Indonesia”.

Berbagai Tempat Hits Yang Ada Di Benua AsiaAfrikaAmerika SelatanAmerika Utara,AntartikaAustrali, dan Eropa

Namun, kemeriahan Imlek sempat meredup di Indonesia. Tepatnya sepanjang masa Orde Baru ketika pemerintah melarang perayaan Imlek di muka umum. Barulah pada masa Reformasi, Imlek kembali memperoleh kebebasannya. Bahkan, melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002, Hari Raya Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Baca juga : Tips Tentang  KesehatanKecantikanTravelingElectronicKendaraan, dan Hubungan Intim Yang Sehat

Selengkapnya seputar sejarah perayaan Imlek di Indonesia dapat dilihat dalam Infografis di bawah ini:

  • Orde Lama
    Presiden Sukarno
    1946
    Ketetapan Pemerintah Tentang Hari Raya Umat Beragama
    * Imlek Sebagai Hari Libur
  • Orde Baru
    Presiden Soeharto
    1967
    Inpres Pembatasan Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat Tiongkok
    * Adat Tiong Hoa Boleh Dirayakan Tertutup Di Lingkungan Keluarga
    * Imlek, Cap Go Meh, dan Barongsai Di Larang Tampil Di Publik
  • Reformasi
    Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
    2000
    Mencabut Inpres Pembatasan Agama, Kepercayaan, dan Adat Istiadat Tiongkok
    * Imlek Bebas Dirayakan
    2001
    Keputusan Menteri Agama
    * Imlek Jadi Hari Libur Fakultatif Bagi Yang Merayakan
  • Presiden Megawati Soekarnoputri
    2002
    Keppres Hari Tahun Baru Imlek
    * Imlek Jadi Libur Nasional

Baca juga : Tempat Kuliner Yang Enak Dan Murah Yang Pas Untuk Kantong Anda

Kegiatan yang sangat identik dengan tahun baru Imlek, tak lain dan tak bukan adalah pertunjukan Liong dan Barongsai. Beberapa atraksi Barongsai kerap kali ditampilkan di beberapa pusat perbelanjaan. Sedangkan di kawasan Pecinan, biasanya diselenggarakan pawai dengan mengarak Naga Liong dan Barongsai secara bersamaan.

Baca juga : Berbagai Macam Resep MasakanResep Minuman. dan Resep Kue

Salah satu yang menarik adalah interaksi anak-anak dengan Barongsai. Yakni membagi-bagikan angpau yang dipercaya bisa mendatangkan keberuntungan. Amplop merah yang jadi “makanan” barongsai ini juga populer saat Imlek. Angpau berisi uang tunai diberikan untuk anak-anak, keluarga, teman dan karyawan saat Imlek. Namun, ada etiket dalam memberikan angpau.

Baca juga : Berbagai Berita Terkini Yang Menjadi Trending Topik

Amplop ini biasanya diberikan oleh orang yang sudah menikah, isinya harus genap dan tidak boleh berisi satuan empat, karena kata empat dalam bahasa China mirip dengan kata kematian. Jangan lupa juga di like ya halaman facebooknya. Dan jangan lupa di share ke teman yang lain ya Terima kasih.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *