Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana

Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana

Tempat Hits – Bondan Winarno menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu tanggal 29-11-2017 di rumah sakit Harapan Kita Jakarta di usia 67 tahun pukul 09.05 wib. Tokoh kuliner tanah air itu meninggal dunia akibat penyakit penyumbatan arteri jantung yang dideritanya. Semasa hidupnya ia selalu aktif di media sosial, khususnya twitter. Walaupun kondisi lemah ia tetap rajin mengetwit. “Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”.

Baca juga : Berbagai Berita Terkini Yang Menjadi Trending Topik

Dalam twitnya ia menunjuk makanan yang dihidangkan oleh rumah sakit tempat ia dirawat. “Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”.

Baca juga : Tips Tentang  KesehatanKecantikanTravelingElectronicKendaraan, dan Hubungan Intim Yang Sehat

Di twitternya ia juga sering menyebut nama dua sahabatnya yang telah pergi meninggalkannya yang bernama Wisaksono Noeradi dan Ken Sudarto.

Almarhum Wisaksono Noeradi lahir di Surabaya, 10 November 1932, ia menyelesaikan pendidikan di Akademi Dinas Luar Negeri Jakarta (1953-1956). Dan School Of Journalism, University Of Minnesota (1956-1957). Almarhum Menghembuskan nama terakhir pada 26 Oktober 2013. Almarhum merupakan penulis kamus istilah Periklanan Indonesia dan Revolusi Berhenti Hari Minggu. Wisaksono Noeradi juga merupakan konsultan kehumasan yang pernah membantu banyak lembaga seperti :

  1. Proyek keterkaitan kependudukan dan lingkungan hidup USAID/Johns Hopkins University (1991-1992).
  2. Proyek sistem administrasi pertanahan Indonesia di Bank Dunia (1992-1993)
  3. Komisi pemberatasan korupsi (2004-2007)
  4. Arianespace, Bank Indonesia, Bank Niaga (1995)
  5. Badan pelaksana bursa komoditi
  6. PT. Garuda Indonesia (2000-2002)

Almarhum Wisaksono Noeradi juga merupakan pendiri PERhimpunan HUbungan MASyarakat Indonesia “PERHUMAS” tahun 1972. Ia juga ikut menyusun kode etik kehumasan Indonesia yang diberlakukan sejak 1992. Dan ia juga pernah menjadi wartawa harian pedoman dan mingguan siasat selama 3 tahun (1955-1958).

Ada beberapa penghargaan yang diraihnya yaitu :

  1. Clio Award Finalist Certificate untuk penulisan naskah iklan layanan masyarakat (1981)
  2. Max Lewis Momorial Chalengga Award untuk penulisan naskah iklan (1983)
  3. Empat “IPRA 1996 Certificate Of Excellence” untuk penanganan kasus-kasus kehumasan
  4. The Golden Ariane 5 penghargaan untuk kerjasama dan sumbangan bagi sukses Arianespace, Paris (1998)
  5. Anugerah Cakram “Konsultan Komunikasi Pemasaran Politik” (1998)
  6. Anugerah Cakram 2002 “Lifetime Achievement Award”
  7. Komunitas kencana “Lifetime Achievement Award 2005” untuk profesi komunikasi
  8. Public Relations Society Of Indonesia “Lifetime Achievement Award 2005”

“Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”.

Baca juga : Berbagai Tempat Hits Yang Ada Di Benua AsiaAfrikaAmerika SelatanAmerika Utara,AntartikaAustrali, dan Eropa

Almarhum Ken Sudarto lahir di Kebumen tanggal 16 Maret 1942 yang bernama lengkap Kenneth Tjahjady Sudarto. Meninggal dunia di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura pukul 06.06 tanggal 05 November 2005. Ken Sudarto merupakan pendiri Matari Advertising tahun 1970-1971. Ken juga meniti karier sebagai manager US Summit Corporation (1964-1968), Wiraswasta (1968-1969) dan staf lokal Ubersee Handel Ag (1969-1970). Kemudian sejak 1971 dia menjabat sebagai presiden direktur Matari Inc, perusahaan periklanan yang semula bekerja sama dengan Mark Lean Advertising. Setelah 2 tahun kemudian memisahkan diri. “Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”

Almarhum juga sempat kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta sampai tinggal IV 1965. Kemudian ia mengambil studi Smaller Company Management Program Di Harvard Business School, As pada 1982. Dia juga belajar di Indonesian Senior Executive Program VI di Insead Fountain Bleau, Prancis (1981) dan Managing Strategic Changes Di Imede LPPM, Jakarta (1981). “Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”.

Baca juga : Tempat Kuliner Yang Enak Dan Murah Yang Pas Untuk Kantong Anda

Bondan Winarno dengan slogannya “Maknyus”, memiliki catatan rahasia. Catatan tersebut berisikan :

Keluarga JS-ku,

Mohon maaf bila selama beberapa hari ini saya menyembunyikan sebuah rahasia besar dari Anda semua.

Saya ceritakan sejak latar belakangnya.

1. Th 2005, dlm penerbangan SIN-JKT, saya merasakan ujung2 jari tangan kanan saya ba’al alias kesemutan. Begitu mendarat di CGK, saya telepon minta advis Dr. Sindhiarta Mulya. Saya disarankan segera menuju RS yg dekat dengan rumah saya untuk menjalani pemeriksaan MRI. Karena waktu itu saya masih tinggal di Bintaro, saya lgsg ke RS Premier Bintaro. Eh, ternyata Dr. Sindhi sudah menunggu saya di sana. Setelah MRI, saya disarankan observasi di RSP Bintaro selama 3 hari. Kesimpulan: cardiologist strongly suspected penyumbatan arteri jantung dan saya harus menjalani kateterisasi sesegera mungkin. In contrary, neurologist di RS yg sama mengatakan bahwa yg saya alami sama sekali bukanlah penyakit jantung.

2. Saya mencari second opinion di RSPI. Kesimpulan sama: cardiologist bilang harus kateterisasi segera. Neurologist RSPI juga bilang: bukan masalah jantung.

3. Dalam kebimbangan, saya tidak menjalani kateterisasi. Saya hanya minum Plavix (pil pengencer darah) untuk menghindari penyumbatan arteri.

4. Setahun setelah minum Plavix terus-menerus, saya nyaris pingsan di rumah Yohan Handoyo setelah minum wines dan makan steaks masakan Adi Taroe. Untung rumah Yohan di Bogor itu dekat dgn RS Azra. Dokter jaga yg berpengalaman menemukan diagnosa: tekanan darah terlalu rendah krn darah terlalu encer.

5. Sejak saat itu saya ke HSC di KL utk annual check up. Di sana dikonfirmasi dgn MSCT bahwa saya memang tidak mengidap penyakit jantung.

6. April 2015, sewaktu Annual Medex di HSC KL, ditemukan dilatasi (penggembungan) pada aorta saya pada tahap awal. Dlm bhs medis, penyakit ini disebut: aorta aneurysm. Menurut Dr. Soo, tiap tahun perlu diawasi apakah membesar dan perlu tindakan operasi. Katanya: saya spt membawa bom waktu yang setiap saat bisa pecah dan mematikan saya. Dr. Soo juga mengaku bahwa dia bukan ahlinya di bidang aneurysm. Bila perlu pembedahan, dia harus mengundang dokter bedah dari Jepang. Biaya diperkirakan Rp 600-700juta.

7. April 2016, saya sudah appointment dgn Dr. Soo di HSC KL. Tapi pas hari itu justru dia dilarikan ke RS utk operasi. Team dokter yang menangani saya tidak memuaskan saya dlm memberi info ttg aneurysm saya.

8. April 2017, saya appointment lagi utk konsultasi dgn Dr. Soo. Eh, ternyata dia mendadak sakit. Saya lgsg jalan2 ke tempat adik saya di Penang. Di sana saya mengalami semacam pencerahan. “Kenapa saya pasrahkan masalah kesehatan saya kpd orang yg bukan ahlinya?” Dr. Soo adalah salah satu ahli kateter di Asia, tapi bukan ahli aneurysm. Saya segera berkomunikasi dgn Dr. Sindhi yg lgsg saja membanjiri saya dgn berbagai info bagus dan penting. Saya putuskan untuk mengikuti saran Dr. Sindhi.

9. Bulan Juli 2017, saya jalan2 seharian dgn Dr. Sindhi di sktr Tangerang, diakhiri dgn maksi kuliner Betawi di Mpok Kuni. Eh, ternyata Dr. Sindhi mengantar saya ke RS Siloam Karawaci dan sdh membuat appointment utk ketemu Dr. Iwan Dakota, ahli vaskuler, adik Kapolri Tito Karnavian. Saya bahkan disambut oleh Dirut RS Siloam Karawaci, sahabat Dr. Sindhi.

10. Dlm pemeriksaan oleh Dr. Iwan, setelah memeriksa hasil medical record terakhir di HSC KL, HANYA dgn stetoskop, Dr. Iwan menemukan masalah lain: katup aorta saya bocor. Saya diminta utk segera ke PJN Harapan Kita keesokan harinya utk pemeriksaan echo. Dlm pemeriksaan echo di Harkit, 65% confirmed bahwa katup aorta saya bocor. Saya kemudian menjalani TEE (endoscopy) utk mendapatkan 90% konfirmasi. Demikianlah, dlm waktu singkat tim dokter Harkit menemukan kelainan lain yg perlu segera ditangani.

11. Dr. Iwan me-refer saya kpd tim bedahnya, Dr. Dicky Alighiery Hartono, ahli bedah vaskular lulusan Korsel. Ini adalah pembedahan paling berat, rumit, dan sulit, berlangsung 5-6 jam. “Mumpung Pak Bondan sdg fit, kita lakukan segera, ya?”

12. 27 Sept 2017 pagi saya menjalani 2 operasi sekaligus: penggantian katup aorta dan penggantian aorta yang nengalami dilatasi. Operasi berlangsung selama 5 jam dan dinyatakan berhasil. Saya siuman di ICU sore hari dan dirawat selama 24 jam di ICU. Dari ICU saya dipindah ke Intermediary Ward.

13. Normalnya, bila operasi berhasil, 24 jam sesudah di Intermediary Ward, maka akan dipindahkan ke kamar perawatan biasa. Dalam operasi besat spt yg saya alami, ada 2 hantu komplikasi: 1. perdarahan, 2. aritmia (denyut jantung tidak beraturan). Saya terbebas dari perdarahan. Tapi, Sabtu dini hari saya kejang2 dlm tidur saya. Ternyata saya mengalami komplikasi aritmia. Saya dipasangi TPM (Temporary PaceMaker) sambil dimonitor penyebabnya (biasanya krn peradangan).

14. Utk aritmia ini, saya ditangani Dr. Dicky Hanafy, lulusan Jerman. Krn setelah 72 jam tidak tampak progress dari TPM, Selasa siang Dr. Dicky memutuskan utk memasang TPM lain di pangkal paha. Terus terang, saya ketakutan

15. Miracle happens. Selasa malam, ketika perawat sdg mempersiapkan saya utk didorong ke kamar operasi, tiba2 denyut nadi saya berirama kembali. Operasi dibatalkan. Saya lega setengah mati.

16. Demikianlah, kejadian demi kejadian telah saya alami. Untuk sementara saya belum dapat dijenguk di Intermediary Ward. Tapi, bila keadaan membaik, Jumat ini saya akan dipindah ke kamar perawatan. Tempatnya terlalu kecil utk Anda menjenguk.

Karena itu, sambil GR akan banyak yg menjenguk saya, saya sudah mengatur tempat di lobby Wisma Fits, di dalam kompleks RSIB dan PJN Harapan Kita untuk 1 sesi bezoeksutra Minggu, 8 Oktober pk 13-15 untuk 10 orang.

Mohon mendaftar ke Lidia Tanod dan Harry Nazarudin utk mengatur kunjungan. Di luar waktu tsb, mohon maaf, tidak dapat saya terima.

Mohon doa Anda semua agar pemulihan saya tuntas dan lancar.

Salam,Bondan Winarno

Baca juga : Berbagai Macam Resep MasakanResep Minuman. dan Resep Kue

“Selamat Jalan Bondan Winarno Semoga Bahagia Di Alam Sana”. Jangan lupa juga di like ya halaman facebooknya. Dan jangan lupa di share ke teman yang lain ya Terima kasih.

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *